Minggu, 11 Mei 2008

Kehadiran Ruang Multimedia di FKIP UNLAM

Dilatarbelakangi oleh keinginan fakultas yang telah menelurkan tenaga pengajar profesional ini untuk mempergunakan dana mahasiswa demi kepentingan mahasiswa pada khususnya dan kepentingan bersama pada umumnya, bp. Drs.Daud Pamungkas selaku dosen PBSID FKIP dan juga sebagai pengelola utama ruangan ini menginginkan mahasiswa dapat merasakan uang semester yang mereka keluarkan dan juga bisa sedikit menghemat pengeluaran bulanan mahasiswa sering kebobolan setiap harus ke warnet untuk mencari bahan kuliah ataupun tugas-tugas lainnya. Dengan kehadiran ruangan multimedia di FKIP yang di dalamnya ada 10 komputer tanpa printernya yang siap meng-up date segala keinginan mahasiswa karena sudah di lengkapi dengan internet, LCD, kipas angin dan AC, kursi, meja, lemari buku, televisi 21" , dispenser-meski hanya dosen yang mempergunakannya-juga berbagai buku. Dengan adanya ruangan yang menjadi tempat mengasyikan untuk mencari bahan karena tidak perlu bingung harus keluar uang tetapi ruangan ini juga menjadi kontrofersi, mengapa? karena ruangan ini saking lengkapnya hingga menjadi 3 fungsi sekaligus yaitu sebagai ruang internet gratis, ruang kuliah (ruang 17) juga menjadi ruangan perpustakaan PBSID atau mungkin karena multifungsi ini maka ruangan ini di sebut ruang multimedia, saya juga tidak mengerti. Jika saja fakultas lebih memperhatikan hal ini tentu saja tidak ada lagi yang terganggu kuliahnya terutama pada hari senin, selasa, jumat, dan sabtu yang lumayan padat ini karena kehadiran "pihak lain", selain itu juga bisa mengelola perpustakaan PBSID dengan lebih baik lagi, ruangan ini bisa tertata dan terjaga kebersihannya. Ketidakadaan organisasi yang jelas atau kurang aktifnya pengurus juga bisa saja menjadi suatu hal yang sangat disayangkan, karena kehadiran ruangan ini bisa saja cepat berlalu dan hanya menjadi sejarah fakultas jika tidak segara di benahi.
Ruangan yang seharusnya menjadi nyaman karena kelengkapan fasilitas malah menjadi sangat kotor, internet yang sempat tidak koneksi beberapa saat jika Bp. Daud tidak ada di tempat.Agar ruangan yang sudah begitu menguntungkan ini akan selalu menjadi tempat yang paling nyaman bagi mahasiswa, ruangan yang rapi, bersih, ada pemisahan ruang antara ruang internet, perpustakaan dan juga ruang kuliah (ruang 17) ada pertanggungjawaban atas semua ini, ada daftar pengguna internat dangan batasan waktu yang jelas agar dapat bergantian dangan yang lain inipun tidak terlepas dengan kesadaran mahasiswa itu sendiri menggunakan fasilitas yang sudah di sediakan fakultas.

Tidak ada komentar: